LATEST POST
latest

728x90

468x60

Ternyata Film Sexy Killers Tidak Masuk Youtube Trending Gara-gara ini

Baru saja publik digegerkan oleh kemunculan film dokumenter Sexy Killers. Tiga hari lalu, tepatnya tanggal 13 April 2019 film itu diunggah ke Youtube oleh Watchdoc Image, sebuah saluran di youtube dan sekaligus pembuat film dokumenter tersebut. Hanya dalam waktu tiga hari saja film dokumenter ini telah ditonton sebanyak 13,1 juta kali (saat artikel ini ditulis). Sebuah pencapaian yang patut diacungi jempol untuk pembuatnya.

Anehnya, film dokumenter itu tidak masuk dalam list trending Youtube Indonesia. Ada apa? Pastinya anda bertanya-tanya, "Kenapa film Sexy Killers tidak menjadi Trending di Youtube?" Apakah ada pihak-pihak yang sengaja membayar atau memaksa Google atau Youtube agar tidak memasukkan film Sexy Killers itu dalam daftar trending Youtube Indonesia karena merasa dirugikan oleh konten film dokumenter tersebut? Mari kita bahas tuntas di sini. Lihat gambar screenshot daftar trending saat ini (17 April 2019 pukul 22.50) di bawah dan bandingkan dengan gambar screenshot di awal paragraf di atas.

Bagaimana mungkin video "PRANK !! LIMBAD BUKA SUARA AKHIRNYA - ZERO GRAVITY - SATU2nya ( NO CLICK BAIT )" yang sama-sama diupload 3 hari lalu dan baru ditonton 3,6 juta kali menjadi trending nomor 1?

Bisa-bisanya video "Nyusul Gempi ke Bali" yang sama-sama diupload 3 hari lalu dan baru ditonton 3,8 juta kali bisa trending nomor 3?

Sebenarnya ada apa ini? Ada yang berusaha menutup-nutupi fakta? Let's think smarter!

Padahal seharusnya yang masuk dalam list trending nomor 1 adalah "Sexy Killers", melihat pertumbuhan penontonnya yang begitu pesat dalam waktu 3 hari saja. Tetapi film Sexy Killers masuk trending pun tidak. Jangankan trending nomor 1, nomor 50 saja tidak. Why?

Mari kita bahas keganjilan ini berdasarkan penjelasan dari Google tentang bagaimana video-video itu bisa masuk dalam daftar trending. 

Pertama. Trending membantu penonton melihat apa yang sedang terjadi di YouTube dan di seluruh dunia. Beberapa tren bisa diprediksi, misalnya seperti lagu baru dari artis populer atau cuplikan video baru. Namun, beberapa di antaranya tidak bisa diduga, misalnya saja video yang tiba-tiba viral. Trending bertujuan untuk menampilkan video yang akan disukai oleh banyak penonton. Mari kita bandingkan mana yang lebih banyak disukai penonton, lihat gambar di bawah ini.


 Sexy Killers 694 rb likes VS Prank !! Limbad 181 rb likes. Jadi, mana yang seharusnya trending?

Kedua. Di antara banyak video baru yang bagus di YouTube pada hari tertentu, hanya sejumlah video tertentu saja yang bisa muncul di Trending. Tujuan Trending adalah menampilkan video yang:
  • Dianggap menarik oleh cakupan penonton yang luas
  • Tidak menyesatkan, bersifat clickbait, atau sensasional
  • Menangkap luas apa yang sedang terjadi di YouTube dan di seluruh dunia
  • Idealnya, video yang mengejutkan atau benar-benar baru
Dari poin-poin di atas, menurut penulis, Sexy Killers memenuhi semua kriteria tersebut. Sexy Killers sangat menarik, tidak menyesatkan, apalagi clickbait atau sensasional.

Ketiga. Trending bertujuan untuk menyeimbangkan semua pertimbangan ini. Untuk mencapai keseimbangan tersebut, Trending mempertimbangkan berbagai sinyal, termasuk (namun tidak terbatas pada):

  • Jumlah penayangan
  • Tingkat pertumbuhan penayangan
  • Sumber asal penayangan (termasuk di luar YouTube)
  • Usia video
Dari poin jumlah penayangan, jelas Sexy Killers memiliki jumlah penayangan jauh lebih besar dengan video yang sedang trending nomor 1 saat ini. Dari poin tingkat pertumbuhan penayangan, dalam waktu 3 hari 13,1 juta kali VS 3,6 juta kali, mana yang lebih besar pertumbuhan penayangannya? Dari poin sumber asal penayangan, film Sexy Killers seharusnya tidak ada masalah. Dari poin usia video, Sexy Killers berusia 3 hari, sementara usia video yang sedang trending adalah 3 hari juga.

Keempat. Daftar video yang sedang tren diperbarui sekitar setiap 15 menit. Saat pembaruan dilakukan, video mungkin akan berpindah ke atas, ke bawah, atau tetap berada di posisi yang sama dalam daftar. Secara logika, meskipun setiap 15 menit bisa saja daftar trending youtube berpindah ke atas atau ke bawah, seharusnya Sexy Killers juga tidak ada masalah dengan skema ini. Hanya saja Sexy Killers tidak masuk sama sekali ke daftar trending 1 sampai 50.

Jika dari semua poin yang telah kita bahas tadi, Sexy Killers seharusnya masuk Youtube Trending, maka mungkin satu-satunya pertanyaan yang tersisa adalah apakah ada pihak-pihak yang sengaja membayar atau memaksa Google atau Youtube agar tidak memasukkan film Sexy Killers itu dalam daftar trending Youtube Indonesia? Pada siapa seharusnya kita bertanya? "You Know Who" mengutip istilah yang digunakan oleh para penyihir di film Harry Potter untuk menyebut Voldemort, si pembunuh berdarah dingin. Jadi, silahkan bertanya pada "You Know Who". Jika anda belum tahu dia siapa, silahkan anda menonton terlebih dahulu film Sexy Killers, sebelum pihak-pihak yang kebakaran jenggot akibat film itu memaksa Youtube menghapus film itu dari Youtube.

Artikel ini hanya sekedar unek-unek dari penulis, tidak ada maksud untuk mendiskreditkan siapapun. Jika anda punya pendapat lain, silahkan beri komentar anda di kolom komentar di bawah.

Anda juga bisa membaca penjelasan dari Google mengenai bagaimana video bisa trending di Youtube melalui link ini https://support.google.com/youtube/answer/7239739?hl=id.

« PREV
NEXT »

No comments